FKIP LEPAS 136 CALON WISUDAWAN

FKIP LEPAS 136 CALON WISUDAWAN

TEGAL – Selain dokter, perawat, dan seniman, guru diyakini sebagai salah satu profesi yang tidak dapat digantikan sepenuhnya oleh teknologi pada era Revolusi Industri 4.0 ini. Namun demikian, hal tersebut tidak boleh membuat guru terlena. Guru justru harus terus mengupgrade diri, agar dapat menjadi pendidik yang menghasilkan sumber daya manusia berkualitas.

Demikian isi dari Orasi Ilmiah yang disampaikan Dr Beny Habibi MPd dalam acara Penglepasan Calon Wisudawan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pancasakti (UPS) Tegal Periode 2018/2019 yang dilangsungkan di Premiere Hotel, Selasa (19/3). Beny merupakan salah satu doktor yang dimiliki FKIP.

Menurut Beny, ada empat kompetensi yang harus ditingkatkan oleh guru dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0. Yakni, guru harus memiliki kompetensi Abad 21, guru harus mampu melakukan penilaian secara komprehensif, guru harus bisa menyajikan modul sesuai passion atau minat siswa, dan guru harus melakukan pembelajaran yang inovatif.

“Jika menuntut murid untuk memiliki kompetensi Abad 21, gurunya pun harus mempunyai kompetensi tersebut. Jangan hanya menjadi motivator, namun dinamisator dan fasilitator, pendeknya, jadilah role model. Sebab, apa yang dilakukan oleh guru akan ditiru oleh peserta didiknya, bahkan dengan jauh lebih baik,” ungkap Beny.

Jumlah calon wisudawan FKIP yang dilepas sebanyak 136 dari enam Program Studi. Penglepasan ini dihadiri Rektor UPS Dr Burhan Eko Purwanto MHum, Ketua Yayasan Pendidikan Pancasakti Dr Imawan Sugiarto SH MH, Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal Sudoro, serta orang tua calon wisudawan.

Dekan FKIP Dr Purwo Susongko MPd menyampaikan selamat kepada calon wisudawan yang dilepas, dan berterima kasih kepada orang tua calon wisudawan yang telah mempercayakan putra-purtinya di UPS. Purwo sepakat dengan apa yang disampaikan dalam Orasi Ilmiah. “Tidak perlu takut menjadi guru, karena di era apapun, posisi guru tetap dibutuhkan,” ungkap Purwo.

Lebih lanjut, Purwo berharap calon wisudawan yang dilepas bisa melanjutkan, karena FKIP sudah memiliki Program Pendidikan Profesi Guru.

Sementara itu, Rektor UPS Dr Burhan Eko Purwanto MHum berpesan kepada calon wisudawan agar mampu merelevansikan ilmu pengetahuan sesuai dengan perkembangan zaman. “Semoga calon wisudawan dapat mengamalkan ilmu sebaik-baiknya untuk kemaslahatan umat, menjaga nama baik almamater, dan tidak berhenti belajar,” ungkap Burhan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.