Berita Kampus

Berita Kampus (69)

Phasellus sed lacinia justo. Phasellus ut diam eget leo venenatis mattis id quis dolor. Aenean consequat posuere consequat. Maecenas quis sem lorem, non molestie erat

Monday, Jul 16 2018

Tegal- Universitas Pancasakti Tegal melepas 1.264 mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada hari Sabtu (14/07) di halaman Perpustakaan Pusat UPS Tegal di kampus terpadu UPS Tegal Jl. Halmahera KM1 Kota Tegal. Hadir dalam acara tersebut Rektor, Wakil Rektor, Dekan, dan Pejabat Struktural di lingkungan Universitas Pancasakti Tegal.

Thursday, Jul 12 2018

Tegal- Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-36, Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal menyelenggarakan Orasi Dies yang dilakukan pada Senin (9/7) yang diadakan di ruang MKU Fakultas Hukum UPS Tegal Jl. Halmahera Km 1.

Kegiatan Dies Natalis yang dikemas dalam bentuk orasi ilmiah ini, merupakan agenda Dies Natalis ke-36 yang dihadiri oleh pimpinan, Dosen, tamu undangan, dan Civitas Akademis FH UPS Tegal ini berlangsung dengan penuh hikmat.

Wakil Rektor III Dr. Fajar Ari Sadewo, S.H., M.H. dalam sambutannya mewakili Rektor UPS Tegal menyampaikan beberapa hal mengenai perkembangan FH UPS tegal terkait dengan nilai akreditasi program studi A yang merupakan satu-satunya di lingkungan UPS Tegal.

Thursday, Jul 12 2018

Memasuki tahun haji 2018 Universitas Pancasakti Tegal, kembali melepas bagian keluarga besarnya untuk menunaikan Ibadah Haji Ke Tanah Suci, acara tersebut diselenggarakan di Gedung MKU Fakultas Hukum, pada selasa (10/7/2018).    Sebanyak 4 orang jamaah Calon Haji dari keluarga bersar Universitas Pancasakti Tegal dilepas langsung oleh Rektor Universitas Pancasakti Tegal dan para Wakil Rektor dengan disaksikan oleh Kepala Biro, Lembaga, UPT, serta seluruh dosen dan Karyawan dilingkungan Universitas Pancasakti Tegal.

Tuesday, Jul 10 2018

Tegal – pendidikan yang sungguh-sungguh dijalankan dapat memberikan keuntungan yang besar di masa depan. Oleh karena itu, pendidikan merupakan investasi jangka panjang maka diperlukan keseriusan dan dan keseungguhan dalam melakukan pendidikan. Pendidikan yang berkualitas merupakan syarat yang harus dimiliki oleh lembaga pendidikan untuk dapat menjadi sarana pengembangan kompetensi bagi mahasiswa.

Sebagai salah satu peningkatan kompetensi mahasiswa, FKIP UPS Tegal mengadakan seminar pendidikan sebagai ajang peningkatan soft skill mahasiswa di lingkungan FKIP UPS Tegal. Seminar yang diadakan di Auditorium Dariyoen Seno Atmodjo Universitas Pancasakti Tegal tersebut dihadiri oleh mahasiswa FKIP UPS Tegal yang berjumlah 536 orang.

Seminar pendidikan yang diadakan Selasa 3 Juli 2018 tersebut mengusung tema penguatan budaya literasi pendidikan dikalangan mahasiswa merupakn rangkaian acara dalam kegiatan Dies Natalis FKIP UPS Tegal yang ke-38 tahun. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai bentuk pengembangan soft skill mahasiswa dalam menyongsong masa depan. Soft skill dan kemampuan literasi mahasiswa diperlukan untukmempersiapkan mahasiswa cerdas, aktif, kreatif, terampil, dan berkarakter agar dapat berperan aktif dalam seluruh aspek kehidupan.

Kegiatan seminar diawali oleh sambutan Dekan FKIP UPS Tegal Drs. Masfuad Edy Santoso, M.Pd. dalam sambutannya Beliau berterimakasih kepada pembicara utama Prof. Dr. DYP Sugiharto, M.Pd. yang telah berkenan hadir di tengah-tengah mahasiswa untuk memberikan ilmu dan informasi dalm seminar tersebut.

“Mudah-mudahan acara berjalan dengan lancar, kepada mahaiswa diharapkan untuk fokus dan menyimak dengan sungguh-sungguh dengan materi yang diberikan oleh Prof. DYP Sugiharto, M.Pd. sehingga dapat mengambil ilmu yang diberikan”, ujar Dekan FKIP dalam Pembukaan seminar.

“saya ucapkan terima kasih kepada Prof. Dr. DYP Sugiharto, M.Pd. selaku Kordinator Kopertis Wilayah VI Jawa Tengah yang bernan hadir di tengah-tengah kita, semoga Prof. DYP berkenan dan kami memohon maaf jika terdapat kekurangan dalam kegiatan seminar ini” tambahnya.

Acara seminar pendidikan dalam rangka Dies Natalis FKIP UPS Tegal ke-38 tersebut dibuka oleh Rektor UPS Tegal Dr. Burhan Eko Purwanto, M.Hum. dalam sambutan sekaligus membuka acara tersebut Rektor UPS Tegal menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada FKIP UPS Tegal yang telah mengadakan seminar pendidikan sebagai bekal mahasiswa dalam membudayakan literasi di lingkungan UPS Tegal.

Dalam sambutannya pula Dr. Burhan Eko Purwanto, M.Hum. menyampaikan bahwa usia ke-38 tahun merupakan usia yang sangat matang dalam mengelola institusi pendidikan. Tema seminar Dies Natalis FKIP UPS Tegal tahun ini sesuai dengan visi misi UPS Tegal yang unggul dalam literasi pada tahun2024.

“Literasi pada awalnya hanya dikaitkan dengan baca, tulis, dan hitung (calistung) namun dalam perkembangannya literasi merupakan bentuk pemahaman untuk memahami dan menggunakan potensi yang dimiliki dalam upaya berwacana secara tulis dan lisan untuk memecahkan masalah”, tambahnya.

Selain itu Dr. Burhan Eko Purwanto, M.Hum menambahkan bahwa penerapan visi misi universitas ini harus dimaknai dan ditanamkan dengan baik kepada mahasiswa khususnya FKPI karena mahasiswa sebagai penerus kehidupan berbangsa dan bernegara.

Acara seminar pendidikan FKIP diisi oleh Prof. Dr. DYP Sugiharto, M.Pd. sebagai pembicara utama. Prof. DYP. Sugiharto, M.Pd. yang merupakan ketua kopertis Wilayah VI Jawa Tengah mengaku berbahagia dengan kegiatan akademik mahasiswa yang dilakukan oleh FKIP UPS Tegal. Kegiatan seperti ini ssangat diperlukan oleh mahasiswa dalam mengembangankan kompetensi dan skill yang dimiliki.

Dalam paparannya Prof. DYP menyampaikan kepada mahasiswa bahwa mahasiswa FKIP harus berbangga dengan almamaternya. Hal ini didasari oleh karena UPS Tegal merupakan salah satu universitas yang memiliki Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) dengan nilai B. Sebanyak 257 Universitas Swasta di Jawa Tengah baru terdapat 47 Universitas yang terakreditasi Institusi salah satunya adalah UPS Tegal dengan nilai B.

Paparan Prof. DYP Sugiharto, M.Pd. yang berjudul “Penguatan Literasi Mahasiswa Era Revolusi Industri 4.0” merupakan impelentasi dari perubahan zaman. Lulusan perguruan tinggi harus responsif terhadap perubahan zaman jika tidak mengikuti maka akan tergilas di era disrupsi.

Di dunia kerja Era Revolusi Industri 4.0, merupaka era disrupsi yang merupakan peralihan ke era digital sehingga diperlukan tambahan dan penguatan literasi baru. Literasi lama hanya fokus dalam membaca, menulis, dan berhitung atau matematika, namun dalam pandangan lterasi baru berpandangan bahwa bentuk literasi meliputi literasi data, literasi teknologi, dan literasi manusia.

Prof DYP Sugiharto, M.Pd. juga menyampaikan bahwa literasi manusia memegang peranan penting dalam era disrupsi ini. Untuk bisa ikut berkontribusi dalam perkembangan zaman ini makan diperlukan mahasiswa yang memilki kemampuan berproses dan kemauan belajar agar memiliki kesadaran individual atau kelompok yang bersifat otonom untuk menjadi sumber daya insani yang memiliki karakter, kompetensi dan jiwa kompetetif. Dengan memiliki kompenen tersebut maka mahasiswa bisa mengikuti dan menjadi pemenang dalam perkembangan era digital disrupsi tersebut.

Tuesday, Jul 03 2018

Tegal – Lembaga Pengabdian dan Penelitian bagi Masyarakat (LPPM) Universitas Pancasakti Tegal mengadakan pembekalan peserta KKN Tahun 2018. KKN pada tahun ini berbeda dengan sebelumnya, dimana pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pancasakti Tegal pada tahun ini mengusung tema menguatkan Ideologi Pancasila pada masyarakat. Pada KKN Pos Daya Sakti kali ini peserta KKN menyusun program kegiatan yang mencangkup enam pilar diantaranya Kesehatan, Ekonomi, Pendidikan, Lingkungan, Kearifan Lokal, dan Penguatan Ideologi Pancasila bagi Masyarakat. Sedangkan pada tahun sebelumnya hanya program kegiatan mencangkup empat pilar diantaranya kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan.

Saturday, Jun 30 2018

Tegal- Universitas Pancasakti Tegal mengadakan kegiatan halalbihalal dalam rangka perayaan Idulfitri 2018. Acara silaturahmi ini dihadiri oleh keluarga besar Universitas Pancasakti Tegal serta Pimpinan dan pengurus Yayasan Pendidikan Pancasakti Tegal.

Rektor Universitas Pancaskti Tegal Dr. Burhan Eko Purwanto, M.Hum. dalam sambutannya menyampaikan  bahwa tradisi halalbihalal merupakan tradisi lokal bangsa Indonesia yang tidak dimiliki oleh negara lain. Hal ini tercermin secara etimologi bahwa bahasa halalbihalaltidak terdapat di dalam bahasa Arab, ini mengindikasikan bahwa kegiatan yang dilakukan setelah ramadan sudah dilakukan sejak Sunan Kalijaga menyebarkan agama Islam di Nusantara.

Hot events