FAKULTAS EKONOMI UPS TEGAL GELAR SEMINAR NASIONAL BERSAMA RIZAL RAMLI

  • Friday, Apr 13 2018

Karakter orang Tegal yang tangguh, dan berani mengambil resiko, tidak takut salah karena ingin berubah nasibnya dan selalu berpikiran positif, dinilai ekonom Dr Rizal Ramli dapat menjadi inspirasi untuk kemajuan dan kemandirian bangsa Indonesia.

Hal itu disampaikan saat seminar nasional bertajuk “Kebijakan dan Praktik Makro Ekonomi Menuju Kemandirian Ekonomi Nasional”, di Auditorium Daryoen Seno Atmojo, Universitas Pancasakti,

Seminar yang digelar Fakultas Ekonomi perguruan tinggi itu, juga menghadirkan pembicara lainnya, Pjs Bupati Tegal Sinung Nugroho Rahmadi, dan Analis Eksekutif Senior Otoritas Jasa Keungangan (OJK), Dr Roberto Akyuwen.

Mantan Menko Ekuin era Presiden Gus Dur itu menegaskan, bangsa yang besar salah satunya karena pemimpin dan rakyatnya berani mengambil resiko. “Rakyat Indonesia pinter-pinter kalau sekolah di luar negeri juara, tetapi setelah pulang ke Indonesia kurang berani mengambil resiko. Tetapi orang Tegal Brebes dikenal berani dan berani mengambil resiko. Ini salah satu karakter positif dan modal untuk bisa menjadi maju,”Tandas Bang RR, sapaan akrab Rizal Ramli.

Dia yang pernah menjadi penasihat PBB mengungkapkan, dengan kemunculan pemimpin yang berani, sebenarnya Indonesia dapat kembali mengambil alih kepimpinan di Asia dan Afrika. Seperti pernah ditunjukkan presiden RI pertama, Ir Soekarno, yang bisa memipmpin Asia Afrika disaat Indonesia baru beberapa tahun memproklamirkan kemerdekaannya. Kedepan, lanjut dia, seharusnya bangsa initidak hanya menjadi pemimpin dibidang politik, tetapi juga dibidang ekonomi.

Untuk mempertegas pernyataannya dan member inspirasi mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa, RR member contoh pesawat terbang Airbus yang awalnya hanya tidak laku dijual. Baru ketika saham airbus dijual ke Belgia, Belanda dan Inggris, akhirnya pesawat jumbo jet itu laku keras dipasaran.

Untuk Indonesia, kata dia, bisa buat PT Dirgantara Asean dengan saham 30 persen dimiuliki oleh Negara-negara ASEAN. “Jadi kalu Vietnam, Kamboja, Malaysia butuh pesawat akan beli dari kita. Demikian pindad dengan senapan terbaik yang dibuat harus bisa menguasai pasar Asean. Demikian juga dengan PT PAL,”ujar dia yang pernah pula menjabat Menko Kemaritiman.

Sosok yang pernah bertajuk “Menteri Petarung” itu, dihadapan ribuan mahasiswa Fakultas Ekonomi perguruan tinggi itu yang terlihat serius menyimak pendapatnya,menambahkan, diawal kemerdekaan Korea Selatan, Tiongkok, dan Indonesia dinilai sama miskinnya.

Tetapi mengapa Korsel dan Tiongkok ini menjadi raksasa Asia. Menurut dia, salah satunya, karena rakyatnya ulet, dan pemimpinnya berani menempuh jalan bukan neoliberal yang didiktekan oleh Bank Dunia.

“Di Tegal ini saya melihat karakter orangnya yang berani.sedikit yang berkeinginan jadi pegawai negeri. Ini sebenarnya menjadi keunggulan dari situasi dunia yang semakin kempepetitif,” ucap dia, yang disambut aplaus hangat mahasiswa, sambil menambahkan, karakter tanggung orang Tegal dan sekitar sebenarnya dapat menjadi inspirasi kemajuan bangsa.

Sementara itu, Pjs Bupati Tegal, Sinung Nugroho Rahmadi mengungkapkan, soal potensi anak muda daerahnya yang jumlahnya mencapai 66,14 persen.

Menurut dia, dengan besarnya usia produkti di era kepimpinannya yang pendek, dia pun ingin menciptakan fondasi yang kokoh bagi peningkatan enterpreunership semangat kewirausahaan. “Fondasi itu berupa dorongan dan memfasilitasi ekonomi kreatif, “tandas dia.

Dekan FE UPS Tegal Mahben Jalil SE MM mengatakan, betapa pentingnya kebijakan dan praktik ekonomi makro menuju kemandirian ekonomi nasional yang harus tercapai. Karena itulah, seminar yang digelarnya diharapkan memunculkan gagasan baru untuk menuju ketujuan kemandirian ekonomi bangsa.

Rate this item
(0 votes)
Published in Berita Kampus

Hot events