PERINGATI DIES NATALIS KE-36 FAKULTAS HUKUM UPS TEGAL ADAKAN ORASI DIES

  • Thursday, Jul 12 2018

Tegal- Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-36, Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal menyelenggarakan Orasi Dies yang dilakukan pada Senin (9/7) yang diadakan di ruang MKU Fakultas Hukum UPS Tegal Jl. Halmahera Km 1.

Kegiatan Dies Natalis yang dikemas dalam bentuk orasi ilmiah ini, merupakan agenda Dies Natalis ke-36 yang dihadiri oleh pimpinan, Dosen, tamu undangan, dan Civitas Akademis FH UPS Tegal ini berlangsung dengan penuh hikmat.

Wakil Rektor III Dr. Fajar Ari Sadewo, S.H., M.H. dalam sambutannya mewakili Rektor UPS Tegal menyampaikan beberapa hal mengenai perkembangan FH UPS tegal terkait dengan nilai akreditasi program studi A yang merupakan satu-satunya di lingkungan UPS Tegal.

 

“Kita harus bersyukur atas limpahan rahmat ini karena masih diberi kesempatan menghadiri Dies ini sebagai bentuk komitmen dan kebanggaan terhadap Fakultas Hukum UPS Tegal. Saya sebagai bagian dari keluarga besar Fakultas Hukum merasa sangat bangga atas apa yang telah diraih oleh Fakultas Hukum. Di sini turut hadir dosen senior Fakultas Hukum seperti Ibu Suci Hartanti, Ibu Hamidah, Pak Edy Praptono serta dosen yang lainnya mengetahui bagaimana perjuangan Fakultas Hukum saat masih di gedung dekat Stasiun Tegal sampai bisa memperoleh akreditasi A seperti saat ini. Di usia yang ke-36 Tahun Fakultas Hukum semakin moncer dan maju dan perlu diketahui bahwa untuk mendapat akreditasi A itu tidaklah gampang. Dengan akreditasi prodi A maka Fakultas Hukum kini menjadi rujukan Fakultas lain di lingkungan UPS Tegal untuk memperoleh nilai yang sama” jelas Wakil Rektor III.

Masih berkaitan dengan Akreditasi, Wakil Rektor III UPS Tegal berpesan agar lulusan Fakultas Hukum memiliki kompetensi yang cukup sehingga dapat diterima di masyarakat. Dengan dies natalis ke-36 Tahun yang diselenggarakan diharapkan Fakultas Hukum lebih dewasa, lebih maju, dan lebih meningkatkan kualitas manajemen, kualitas akademik, dan kualitas dalam pelayanan.

Dalam kegiatan Dies Natalis ke-36 Fakultas Hukum mengadakan Orasi Dies Dengan tema Interaksi Hukum dan Politik di Tahun Politik” dengan menghadikan pembicara utama Dr. Mohammad Nasih, M.Si. Pemilihan tema ini merupakan bentuk eksistensi Fakultas Hukum UPS Tegal di masyarakat dengan mengaitkan perkembangan hukum dengan situasi yang terjadi di masyarakat.

Sebelum orasi dimulai dekan Fakultas Hukum Dr. Nuridin, S.H., M.H. memberikan sambutan dengan mengucapkan rasa terima kasih atas kehadiran dan dukungan mahasiswa, dosen, dan masyarakat karena dengan berntuk kegiatan yang dilakukan Fakultas Hukum UPS Tegal berupaya untuk tetap eksis dalam masyarakat.

Harapan pun disampaikan agar pada level akreditasi dengan nilai A ini fakultas Hukum dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas mahasiswa. Dengan Dies Natalis ke-36 tahun ini Fakultas Hukum UPS Tegal berharap bia Go Internasional dengan berbagai bentuk peningkatan kerja sama luar negeri yang sudah terjalin.

Selain orasi zdies yang dilakukan kegiatn tersebut juga disisipi acara pemotongan tumpeng sebagai bentuk simbolis rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas prestasi yang diperoleh oleh Fakultas Hukum UPS Tegal.

Orasi Dies yang merupakan acara inti dari kegiatan Dies Fakultas Hukum ini dikemas dalam suasana yang diskusi yang cair sehingga diharapkan peserta khususunya mahasiswa fakultas Hukum UPS Tegal dapat mendapatkan informasi yang bermanfaat dari Dr. Mohammad Nasih, M.Si.

Dalam paparanya Dr. Mohammad Nasih, M,Si. Mengajak mahasiswa Fakultas Hukum untuk menjadi politisi untuk mengamalkan dan mengaplikasikan teori hukum yang di dapat di bangku kuliha. Dr. Nasih yang merupakan pelaku politisi menempatkan diri sebagai peneliti di jalur akademik yang terlibat langsung sehingga Beliau dapat menuliskan pengalaman dan menyimpulkan keterlibantanya dalam bidang politik dan kepartaian selama sepuluh tahun sebagai bekal melakukan penelitian dan penulisan ilmiah.

Dalam kesempatan tersebut Dr. Nasih menyampaikan bahwa kehadiran politik dan hukum tidak dapat dipisahkan karena sesuai dengan etimologi kata politik yang dimabl dari kata Polis yang berasal dari Yunani dengan makna segala cara yang digunakan untuk mengatur kota. Lebih lanjut Dr. Nasih menyampaikan bahwa untuk mengatur sebuah kota atau negara diperlukan aturan yang mengikat sehingga diperlukan kontrak sosial berupa atauran hukum yang digunakan untuk mengatur masyarakatnya.

Dari segi Islam Dr. Nasih menyampaikan jika Nabi Muhammad merupakan pemimpin politik yang pertama kali melakukan kontrak sosial sebagai cikal bakal aturan hukum di dunia. Nabi Muhammad yang pada saat itu Hijrah ke Madinah dan memimpin Madinah melakukan kontrak sosial yang dikenal dengan Piagam Madinah. Hal inilah yang menurut Dr. Nasih menyampaikan bahwa Politik dan Hukum saling bersinergi dalam mengatur kehidupan bermasyrakat.

Rate this item
(0 votes)
Published in Berita Kampus

Hot events