Berita Kampus

Berita Kampus (37)

Phasellus sed lacinia justo. Phasellus ut diam eget leo venenatis mattis id quis dolor. Aenean consequat posuere consequat. Maecenas quis sem lorem, non molestie erat

Tuesday, Sep 19 2017

Dalam rangka mengurangi jumlah warga miskin dan upaya mencapai SDG’s, Yayasan Damandiri bekerjasama dengan instansi terkait dalam hal ini Pemkab Brebes dan Universitas Pancasakti Tegal, menggagas dan memperkenalkan serta sekaligus mengajak masyarakat untuk melaksanakan program pemberdayaan keluarga miskin. Program pemberdayaan keluarga miskin tersebut harus dilakukan secara terpadu dan menyeluruh agar seluruh fungsi keluarga untuk hidup layak, seperti kesehatan, pendidikan, dan ekonomi dapat terpenuhi. Republik Indonesia (UU no 6 Tahun 2014).

      Desa Mandiri Lestari adalah desa yang mampu bekerja secara gotong royong, dan modern dengan memanfaatkan sumber daya lokal dan menjaga kelestariannya guna menghapus kemiskinan dan menciptakan kesejahteraan serta kemandirian dengan bersendikan nilai-nilai Pancasila. Bertujuan terwujudnya kesejahteraan dan kemandirian rakyak perdesan secara lestari.  Dan mempunyai sasaran untuk membangun dan memantapkan usaha keluarga produktif dan inovatif dalam kelompok yang solid dan modern serta menjadi anggota koperasi yang sehat dan maju, salah satunya di Brebes di desa Pesantunan sudah terbentuk KUD Berkah Mandiri, sebagai ujung tombak bersama dengan kepala desa untuk mewujudkan pesantunan sebagai desa lestari. 

            Salah satu contoh dari sekian banyak program yaitu sosial budaya, ekonomi dan koperasi, contoh dibidang pendidikan dukungan dana pembiayaan dari yayasan damandiri dengan merenovasi 3 Paud, membuat1 paud baru, dan merekrut guru paud baru di desa pesantunan, yang nantinya sebanyak 30 guru dan lama dan baru akan diberikan pelatihan serta mendapat dana motivasi per bulan dari Yayasan damandiri yang dikucurkan lewat KUD berkah mandiri desa pesantunan,

            Dalam hal perekrutan guru paud baru, koperasi berkah mandiri berkerja sama dengan LPPM UPS tegal yang diwakili oleh Dra. Mursyidah, SH,MH, dan 3 orang pendamping.  untuk menyeleksi guru paud baru yang dilaksanakan tgl 9 september 2017, di balai desa pesantunan, diharapkan dengan metode tes tertulis dan wawancara akan menyaring calon calon pendidik guru paud yang kompeten sehingga  hasil yang diharapkan terlayaninya pendidikan usia dini bagi seluruh anak balita di desa pesantunan, teredukasinya seluruh ibu balita tentang pola pengasuhan anak menjadi balita yang cerdas, berkepribadian, berperilaku sosial yang tinggi, mampu berkomunikasi dengan baik, terampil dan mandiri.  Intervensi dari yayasan Damandiri selain merenovasi dan membangun paud baru, membantu perlengkapan ruang aktifitas meja dan kursi serta almari arsip, juga fasilitas permainan dalam dan luar ruangan, 

            Selanjutnya dalam pengembangan Paud kedepanya, Tim yang dibentuk KUD berkah mandiri dan kepala desa bersama sama dengan tim pendamping dari LPPM UPS Tegal akan selalu berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes, UPT pendidikan Brebes dan Himpaudi Brebes.

 

Friday, Aug 11 2017

Tegal, 11 Agustus 2017, pada pertemuan rutin bulanan KODYAS (Koordinator Dosen Yayasan Pendidikan Pancasakti Tegal) mengadakan Sharing on Journal Publication. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menambah wawasan dalam bidang publikasi ilmiah para dosen-dosen khususnya di Universitas Pancasakti Tegal. Narasumber dalam acara tersebut yakni Arif Zainudin, S.IP.,MA yang merupakan Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan UPS dan Tutor Relawan Jurnal Indonesia. RJI (Relawan Jurnal Indonesia) merupakan organisasi berbadan hukum, yang selalu intens dalam pendampingan jurnal diseluruh Perguruan Tinggi, tak terhitung jumlahnya jurnal-jurnal yang mendapatkan akreditasi, dan terindeks (SCOPUS, DOAJ, ISI Thompson, dll) karena pendampingan oleh RJI.
Jurnal saat ini menjadi publikasi paling fenomenal dan banyak dicari oleh dosen-dosen di seluruh dunia. Namun akan sia-sia apabila dosen tidak memahami manajemen publikasi jurnal yang baik dan benar sesuai dengan Peraturan Kementrian Ristek Dikti.
Seperti yang diungkapkan oleh Arif, bahwa saat ini banyak kalangan dosen-dosen yang terjebak dalam rayuan jurnal predator seperti salah satu dosen yang akan mengajukan syarat S3 dan Guru Besar di Perguruan Tinggi Ternama salah memasukan artikelnya dalam Jurnal internasional yang ternyata jurnal tersebut setelah ditelusuri ternyata abal-abal.
Kemudian saat ini, arah kebijakan Kementrian Riset Dikti ialah meningkatkan publikasi ilmiah dalam jurnal disetiap Perguruan Tinggi. Oleh karena itu pengajuan jabatan fungsional dosen diutamakan memiliki artikel yang telah dipublikasikan dalam jurnal online. Dengan arah kebijakan tersebut Ristekdikti pada tanggal 4 Agustus 2017 telah melakukan lounching SINTA (Science and Technology Index) sebagai alat index jurnal dan aplikasi penilai jurnal-jurnal di Indonesia.
Sebagai catatan pada kegiatan tersebut arif mengungkapkan bahwa harus lebih berhati-hati dalam memilih jurnal. Lakukan langkah yang bijak seperti telusuri terlebih dahulu keberadaan jurnal dan editor yang tercantum dalam jurnal, kedua pelajari mekanisme dan kebijakan publikasi, ketiga telusuri mesin pengindeks jurnal tersebut apakah benar-benar terindeks dengan baik atau hanya mencantumkan logo saja, dan keempat siapa lembaga penerbitnya. Apabila salah satu langkah tersebut menemukan kejanggalan maka hindari jurnal tersebut.

Wednesday, Aug 09 2017

Tegal, 5 Agustus 2017 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal bertempat di Ruang MKU FISIP menyelenggarakan Pelatihan Dosen Pembimbing Lapangan Kuliah Kerja Nyata yang diikuti oleh 50 dosen,
Tujuan dari pelatihan ini adalah :
1) Memberi pembekalan kepada dosen-dosen muda untuk mampu menjadi DPL KKN, dengan memperhatikan perkembangan kebutuhan kompetensi DPL pada masa kini.
2) Dengan pelatihan ini, dosen-dosen muda yang berjabatan fungsional akademik , tahun 2018 berwenang untuk menjadi DPL KKN, sesuai SOP yang berlaku. Sehingga LPPM memiliki stok DPL yang memadai

Adapun Materi yang diberikan meliputi : Hakekat KKN, KKN Pos daya dan Pengembangannya ( DayaSakti), Pedoman Teknis KKN, Tugas dan Tanggung jawab DPL, Program Unggulan KKN, Kesinambungan KKN dengan Tri Dharma PT, Komunikasi Massa (Public Speaking), Best Practices (Succes Story ) KKN PPM

Drs Ponoharjo, M.Pd selaku Kepala LPPM menargetkan Inovasi dalam pelatihan ini adalah :
(1) DPL mampu mendorong munculnya program unggulan dalam membimbing KKN.
(2) DPL dapat mengkaitkan dan menindaklanjuti tugas membimbing KKN dengan kegiatan penelitian, pengabdian maupun pembelajaran.
(3) DPL memiliki kemampuan komunikasi yang memadai dalam proses pembimbingan, baik komunikasi dengan mahasiswa, masyarakat, maupun fihak-fihak yang terkait dengan KKN.
(4) DPL terinspirasi dan mampu menyusun proposal KKN PPM untuk diajukan ke DRPM Dikti. Sehingga salah satu luaran pelatihan ini adalah Proposal KKN PPM, sebanyak peserta

Pembicara dalam pelatihan ini adalah:
1) Dr. BurhanEkoPurwanto, M.Hum.
2) IrfanSantosa, ST. MT.
3) Dra. Mursyidah DH, SH. MH.
4) Drs. Ponoharjo, MPd.
5) AgusWibowo, ST. MT.
6) Dr. Ir. Suyono, MPi.
7) Dra. OemiHartati, MSi.
8) YantiPujiAstuti, SE. MSi.

Wednesday, Aug 02 2017

 

Kamis, 27 Juli 2017, delegasi UPS Tegal mengunjungi salah satu universitas negeri di Thailand, Rajamangala University of Technology Krungthep (RMUTK) dalam rangka menindaklanjuti nota kesepahaman (MoU) yang telah dicanangkan beberapa waktu yang lalu oleh Rektor UPS, Prof Dr. Wahyono, M.S, dan Presiden RMUTK, Mr. Sathit Puttachaiyong, Ph.D. Delegasi terdiri dari 2 orang, Dr. Taufiqulloh, M.Hum selaku Kepala UPT Kerjasama dan Urusan Internasional, dan Dr. Dien Noviany Rahmatika, SE, MM, Akt.CA, Ka.Prodi Magister Manajemen Program Pascasarajana UPS Tegal.
Dalam kunjungan tersebut, telah disepakati Memorandum of Agreement (MoA) program shared learning bagi mahasiswa UPS Tegal dari jenjang D3, S1, dan S2, untuk mengikuti perkuliahan di RMUTK, dan kunjungan ke perusahaan/industri di wilayah Bangkok dan sekitarnya. Program ini dimaksudkan untuk menambah wawasan keillmuan dan memahami budaya kerja dalam konteks global untuk mahasiswa UPS Tegal. Program lain yang telah disepakati bersama yaitu penelitian dan penyelenggaraan seminar bersama bagi dosen. Menurut Wakil Rektor bidang kerjasama, Dr Burhan Eko Purwanto, M.Hum, program-program tersebut merupakan tindak lanjut dari implementasi program kerjasama sebelumnya. Pada bulan Mei yang lalu, UPS Tegal juga mengirimkan delegasi yang terdiri dari 1 orang mahasiswa Fakultas Teknik untuk mengikuti program perkuliahan selama 1 bulan dan 5 orang dosen dari Fakultas Ekonomi dan FKIP untuk mengajar di RMUTK.
Dr Burhan juga menambahkan, dalam kurun waktu 1 (satu) tahun UPS Tegal telah menjalin kerjasama dengan lebih dari 10 Perguruan Tinggi di Thailand, Malaysia, Singapura, dan Kamboja seperti Universiti Utara Malaysia, Universiti Malaysia Sabah, Universiti, UniKL, Prince of Songkla University, Fatoni University, Hatyai University, RMUTK, dan-lain-lain. Kerjasama luar negeri ini merupakan terobosan baru yang diharapkan mampu untuk lebih menancapkan brand image institusi dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program-program tri dharma perguruan tinggi sehingga mampu mencetak lulusan yang mampu bersaing di pasar kerja global.

Hot events

Style Setting

Fonts

Layouts

Direction

Template Widths

px  %

px  %