MAHASIWA DIBEKALI UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI DESA

MAHASIWA DIBEKALI UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI DESA

Potensi desa adalah segenap sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dimiliki desa sebagai modal dasar yang perlu dikelola dan dikembangkan bagi mahasiswa dengan menggunakan metode pendekatan masyarakat melalui budaya yang ada di dalam suatu desa. Namun selain budaya,  peran anak muda juga sangat diperlukan untuk memajukan desa. Namun pada zaman sekarang banyak anak muda yang lebih memilih bekerja diluar kota dan meninggalkan desannya.  Oleh karena itu komunitas HIDORA menjadi pelopor agar anak muda kembali ke desanya dengan menggali potensi desa tersebut.  Selasa (22/01)

“Dari pemetaan dan potensi desa kemudian digali perencanaan strategi pengembangan potensi desa dan SDA maupun SDM itu. HIDORA sangat banyak pengalaman dalam hal menggali potensi desa. ” sambutan dari Bu Ninik selaku dosen dan pembina UKM Simpel.

PHBD (Program Hibah Bina Desa) adalah salah satu program dari Dirjen Dikti Menendikbud yang ditawarkan setiap tahun kepada organisasi mahasiswa baik Ikatan Organisasi Mahasiswa Sejenis (IOMS), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), maupun Badan Eksekutif Mahasiwa (BEM) untuk berperan serta dalam memberdayakan masyarakat. Melihat begitu banyaknya antusiasime mahasiswa yang ingin mengikuti PHBD, salah satu UKM di Universitas Pancasakti yaitu UKM SIMPEL (Studi Ilmiah Mahasiwa Pancasakti Tegal) mengadakan diskusi santai dengan tema “Metode Pendekatan Terhadap Masyarakat, Guna Mengembangkan Potensi Desa” yang di isi oleh Bapak Bachtiar Tedjo dari Komunitas Hidora Banyuwangi.

“ketika kita menyalurkan pendapat terkadang kita harus meminta bantuan dengan orang lain, yang omongannya dapat didengar oleh pemerintah, sehingga program yang kita sampaikan dapat di dengar, sebenarnya untuk melakukan perubahan kita jangan menunggu bantuan dari pemerintah, kita mulai saja dengan teman-teman kita dengan berdiskusi, kemudian melakukan pemetaan dari daerah yang kita anggap dapat dijadikan tempat yang menarik atau berpotensi untuk diberdayakan.” ungkap pak Tedjo

Dengan diadakannya diskusi ini harapannya agar mahasiswa mampu memiliki pandangan bagaimana ia mengolah dan membuat PHBD yang baik dan terencana. Dalam diskusi ini, Bapak Tedjo memaparkan berbagai contoh desa yang sudah dijadikan sebagai desa wisata. Salah satu desa yang menjadi desa potensi wisata adalah Desa Cempaka  yang berada di Bumijawa. Selain itu, harapannya agar mahasiswa dapat menyalurkan pikiran dan tenaganya untuk bersama-sama mengembangkan desa yang masih belum tersentuh oleh masyarakat.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.