BANJARNEGARA – Universitas Pancasakti (UPS) Tegal kembali mengukuhkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui program pelatihan intensif bagi para pelaku UMKM di Kecamatan Kalibening, Banjarnegara. Berlangsung pada 21 Agustus 2025, program ini mengusung tema besar “Akselerasi Literasi Kewirausahaan dan Pendampingan UMKM melalui Inovasi Digital dan Jejaring Kolaboratif.”
Pelatihan yang dikemas secara padat selama satu jam efektif ini bertujuan untuk memperkuat daya saing UMKM pedesaan di era disrupsi. Empat pembicara dari tim Pengabdian Masyarakat UPS Tegal, yang merupakan para akademisi ahli di bidangnya, hadir untuk membekali para peserta dengan serangkaian materi praktis dan transformatif.
Acara dibuka oleh Dr. Dien Noviany Rahmatika, S.E., M.M., Ak., C.A., yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pengabdian Masyarakat. Dalam sesi pertamanya, Dr. Dien menekankan pentingnya "Membangun Mindset Wirausaha Tangguh di Era Disrupsi." Ia memaparkan perbedaan mendasar antara pola pikir pekerja dan pengusaha, serta memberikan inspirasi dari kisah sukses UMKM lokal Banjarnegara.
“Literasi kewirausahaan bukan hanya soal untung rugi, tapi juga soal keberanian berinovasi dan daya tahan dalam menghadapi tantangan. Kami ingin para pelaku UMKM di sini memiliki fondasi mental yang kuat,” ujar Dr. Dien.
Sesi dilanjutkan oleh Dr. Dewi Indriasih, S.E., M.M., Ak., C.A., yang membawakan materi “Strategi Bisnis UMKM: Manajemen Keuangan dan Akses Pasar.” Para peserta diajarkan cara sederhana namun efektif dalam mengelola keuangan, menghitung harga pokok produksi (HPP) dengan akurat, serta teknik branding sederhana yang mudah diterapkan untuk menarik perhatian konsumen.
Menjawab tantangan era digital, Dr. Noor Zuhry, S.Pi., M.Si., membimbing peserta dalam sesi “Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Pengembangan UMKM.” Sesi ini menjadi favorit karena peserta diajak praktik langsung, mulai dari membuat foto produk yang menarik dengan kamera ponsel hingga memanfaatkan platform digital seperti WhatsApp Business, TikTok Shop, Shopee, dan Instagram untuk memperluas jangkauan pasar.
Sebagai penutup, Dr. Yoga Prihatin, M.Pd., menyampaikan sesi “Membangun Jejaring Kolaboratif untuk UMKM Berdaya Saing.” Ia menekankan bahwa keberhasilan UMKM tidak bisa dicapai sendirian. Kolaborasi antara UMKM, kampus, pemerintah, dan komunitas adalah kunci untuk menciptakan ekosistem bisnis yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.
Rektor Universitas Pancasakti Tegal, Prof. Dr. Taufiqulloh, M.Hum mengapresiasi semangat para pelaku UMKM Kalibening dan menegaskan kembali peran strategis universitas dalam membangun ekonomi kerakyatan.
“Kolaborasi antara akademisi dan pelaku usaha mikro merupakan salah satu pilar utama pengabdian kami. Kami percaya, kemandirian bangsa dimulai dari kemandirian ekonomi setiap desa. Program ini adalah wujud nyata dari komitmen UPS Tegal untuk terus menjadi mitra strategis dalam pendampingan UMKM agar siap naik kelas dan berkontribusi lebih besar bagi perekonomian lokal,” tutur Rektor.
Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para pelaku UMKM di Kalibening untuk terus berinovasi, memanfaatkan teknologi, dan membangun jejaring yang kuat guna mencapai kesuksesan yang berkelanjutan.